IMPLEMENTASI ECONOMIC ANALYSIS OF LAW DALAM PENGATURAN HILIRISISASI INDONESIA: ANTARA PERMANENT SOVEREIGNTY OVER NATURAL RESOURCES DAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Abstract
Diskursus tentang pemanfaatan sumber daya alam untuk kepentingan nasional dan perdagangan internasional selalu menjadi perhatian dan acapkali saling berbenturan. Prinsip Permanent Soverignty over Natural Resources yang dimiliki oleh setiap negara dalam beberapa kasus tidak selalu selaras dengan rezim perdagangan bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keseimbangan antara kepentingan domestik dan kewajiban internasional dalam konteks regulasi hilirisasi melalui Economic Analysis of Law (EAL). Melalui pendekatan doktriner dan kajian pustaka serta analisis terhadap ketentuan regulasi hilirisasi maupun perdagangan internasional, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan EAL dalam penguatan regulasi hilirisasi dapat memberikan analisis serta evaluasi terhadap efektivitas kebijakan hilirisasi melalui pertimbangan cost and benefit analysis dan regulatory impact assessment. Tujuannya agar negara dapat mengoptimalkan kedaulatan atas pengelolaan sumber daya alam dengan meminimalisir risiko atau biaya yang sudah diperkirakan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
A. Buku
Boardman, Anthony E., David H. Greenberg, Aidan R. Vining, and David L. Weime. Cost-Benefit Analysis: Concepts and Practice. New York: Cambridge University Press, 2018.
Erawaty, Elly. “Implementasi Kedaulatan Indonesia Atas Hasil Tambang Dalam Perspektif Perdagangan Bebas: Hambatan Dan Peluang Menurut WTO Agreements Serta Ancaman Retaliasi.” Bandung, 2022.
Posner, Richard A. Economic Analysis of Law. New York: Aspen Law and Business, 1998.
Soetopo, Maria G.S., and Indriyanto Seno Adji. Economic Analysis of Law (Krisis Keuangan Dan Kebijakan Pemerintah). Jakarta: Diadit Media, 2015.
Widaningrum, Ambar, Nunuk Dwi Retnandari, and Nurhadi Susanto. Regulatory Impact Analysis (Analisis Dampak Regulasi): Konsep & Penerapannya. Yogyakarta: UGM Press, 2024.
B. Artikel Ilmiah
Arifin, Saru. “Implementasi Kedaulatan Permanen Atas Sumber Daya Alam Dalam Aturan Investasi Asing Di Aljazair Dan Indonenesia.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 3, no. 25 (2018): 474.
Campbell, Gary A. “Rare Earth Metals: A Strategic Concern.” Mineral Economics Journal 27, no. 1 (2014): 21–31. https://doi.org/10.1007/s13563-014-0043-y.
Djaja, Hendra. “Penegakan Prinsip Special And Differential Treatment Dalam Persepektif Hukum Perdagangan Internasional.” Jurnal Cakrawala Hukum 19, no. 1 (2014): 20–28.
Faisal, Fitriah, Amir Faisal, and Endah Widyastuti. “Pengaruh Metode Economic Analysis of Law Dalam Perkembangan Kebijakan Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang.” Halu Oleo Law Review 6, no. 1 (2022): 82–92. http://ojs.uho.ac.id/index.php/holrev/.
Magogo, Telesphory D.B. “The Principle of Permanent Sovereignty Over Natural Resources (PSNR) Vis-à-Vis Benefits from Extractive Investments: A Highlight on Natural Resources Investment Arrangements.” International Journal of Legal Developments and Allied Issues 6, no. 1 (2020).
Milovidov, V D, and N V Asker-Zade. “Protectionism 2.0: New Reality in The Age of Globalisation.” World Economy and International Relations 64, no. 8 (2020): 37–45. https://doi.org/10.20542/0131-2227-2020-64-8-37-45.
Natalia Yeti, Puspita, Elizabeth Nadeak, and Hervino Aloysius Deno. “Justifikasi Penerapan Prinsip Permanent Sovereignty Over Natural Resources Dalam Perdagangan Internasional.” Jurnal Komunitas Yustisia 5, no. 3 (2022): 504–25. https://doi.org/10.23887/jatayu.v5i3.56398.
Philpott, Daniel. “Sovereignty: An Introduction and Brief History.” Journal of International Affairs 48, no. 2 (1995): 363.
Pramudyawati, Rima Diah. “Retaliasi Sebagai Opsi Alat Penegakan Hukum Penyelesaian Sengketa Perdagangan Internasional Akibat Krisis Di Badan Banding World Trade Organization.” Unes Law Review 6, no. 3 (2024): 8394–8411.
Radhica, Dicky Dwi, and Raden Ambara Arya Wibisana. “Proteksionisme Nikel Indonesia Dalam Perdagangan Dunia Abstrak.” Cendekia Niaga Journal of Trade Development and Studies 7, no. 1 (2023): 74–84.
Ramadhan, Choky Risda. “Analisis Manfaat-Biaya Dalam Pembentukan Regulasi: Praktik, Kritik, Dan Instrumen Demokratik.” Recidive: Jurnal Hukum Pidana Dan Penanggulangan Kejahatan 10, no. 2 (2021): 229–47.
Siombo, Marhaeni Ria. “Kajian Hukum Hilirisasi Dan Penghentian Ekspor Mineral Logam.” Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan 7, no. 2 (2023): 1384–91. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i2.4915/.
Sugara, Robi, and Syarah Shabrina. “Dampak Kebijakan Hilirisasi Bahan Mentah Indonesia Terhadap Uni Eropa.” Emerald: Journal of Economics and Social Sciences 3, no. 2 SE-Articles (October 16, 2024): 91–106. https://jurnalsains.id/index.php/emerald/article/view/162.
C. Internet
Aranditio, Stephanus. “Merusak Lingkungan, Hilirisasi Industri Nikel Perlu Dievaluasi.” Kompas.Id. January 17, 2024. https://www.kompas.id/baca/humaniora/2024/01/17/merusak-lingkungan-hilirisasi-industri-nikel-perlu-dievaluasi.
Fallahnda, Balqis. “Dampak Positif Dan Negatif Hilirisasi Nikel Di Indonesia.” Tirto.Id. August 21, 2024. https://tirto.id/dampak-positif-dan-negatif-hilirisasi-nikel-bagi-indonesia-g2UC.
Muliawati, Firda Dwi. “Anak Buah Luhut Ungkap Biaya 1 Proyek Smelter Tembus Rp14,8 T.” CNBC Indonesia. June 12, 2023. https://www.cnbcindonesia.com/news/20230612182925-4-445250/anak-buah-luhut-ungkap-biaya-1-proyek-smelter-tembus-rp148-t.
Tim Cek Fakta Kompas.com. “Benarkah Produsen Kendaraan Listrik Mula Tinggalkan Nikel?” Kompas.Com. January 24, 2024. https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/01/24/120100682/benarkah-produsen-kendaraan-listrik-mulai-tinggalkan-nikel-?page=all.
Tim Pusat Analisa Kebijakan Hukum dan Ekonomi. “Peran Economic Analysis of Law (EAL) Dalam Mendukung Ketahanan Nasional.” Jakarta, 2020. https://www.bps.go.id/pressrelease/2020/11/05/1738/ekonomi-indonesia-triwulan-iii-2020-.
Verda Nano Setiawan. “Gokil! Luhut Pamer Nilai Ekspor Nikel RI Melejit 745%.” CNBC Indonesia. June 14, 2023. https://www.cnbcindonesia.com/news/20230614173123-4-445948/gokil-luhut-pamer-nilai-ekspor-nikel-ri-melejit-745.
Voa Indonesia. “AS Gugat Tiongkok Atas Pembatasan Ekspor Logam ‘Rare-Earth.’” VOA Indonesia, March 13, 2012. https://www.voaindonesia.com/a/as-gugat-tiongkok-atas-pembatasan-ekspor-logam-rare-earth-142436125/106082.html.
World Trade Organization. “DS431: China — Measures Related to the Exportation of Rare Earths, Tungsten and Molybdenum.” World Trade Organization, 2015. https://www.wto.org/english/tratop_e/dispu_e/cases_e/ds431_e.htm.
———. “DS592: Indonesia — Measures Relating to Raw Materials — News Archive.” World Trade Organization, 2022. https://www.wto.org/english/tratop_e/dispu_e/cases_e/ds592_e.htm.
Yoanes Litha. “Aliansi Sulawesi: Hilirisasi Nikel Cenderung Merugikan Ketimbang Menguntungkan.” VOA Indonesia. 2023. https://www.voaindonesia.com/a/aliansi-sulawesi-hilirisasi-nikel-cenderung-merugikan-ketimbang-menguntungkan/7235316.html.
DOI: http://dx.doi.org/10.33331/rechtsvinding.v14i1.2044
Refbacks
- There are currently no refbacks.


